PENGETAHUAN PERAWAT DALAM MENGELOLA POSTOPERATIVE NAUSEA AND VOMITING: IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO DAN PENATALAKSANAAN

PENGETAHUAN PERAWAT DALAM MENGELOLA POSTOPERATIVE NAUSEA AND VOMITING: IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO DAN PENATALAKSANAAN

Authors

  • Aurora Rizki Garnadi Program studi Sarjana Keperawatan, Universitas Riau
  • Hellena Deli Program studi Sarjana Keperawatan, Universitas Riau
  • Wasisto Utomo Program studi Sarjana Keperawatan, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.56186/jkkb.199

Keywords:

Mual, Muntah, Pengetahuan, Perawat, Post Operative Nausea and Vomting, PONV

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan mual dan muntah yang terjadi selama 24-48 jam pertama setelah operasi pada pasien rawat inap. Peran perawat sangat penting untuk mencegah serta menangani kejadian mual dan muntah. Salah satu faktor yang penting dalam menentukan perilaku dan tindakan seseorang yaitu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat tentang identifikasi faktor risiko dan penatalaksanaan PONV. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 69 perawat dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan identifikasi faktor risiko dan penatalaksanaan Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) yang dirancang sendiri oleh peneliti dan sudah dinyatakan valid. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan metode deskripsi untuk menggambarkan karakteristik responden dan pengetahuan perawat. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup dengan jumlah 43 responden (62,3%) pada identifikasi faktor risiko PONV dan responden mayoritas memiliki pengetahuan baik pada penatalaksanaan PONV yaitu berjumlah 61 responden (88,4%). Karakteristik responden hampir setengah dari responden berusia 26-35 tahun dengan jumlah 31 responden (44,9%), Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 52 responden (75,4%), Sebagian besar pendidikan responden S1 Ners dengan jumlah 36 responden (52,2%), hampir setengah dari responden berada pada ruang rawat inap edelweis yaitu sebanyak 33 responden (47,8%), sebagian besar pengalaman kerja responden selama ≤12 tahun dengan jumlah 39 responden (56,5%). Kesimpulan: Sebagian besar perawat memiliki pengetahuan cukup dalam identifikasi faktor risiko PONV dan memiliki kategori pengetahuan baik dalam penatalaksanaan PONV.

References

Afandi, A. T., Putri, P., Darmawan, T. C., & Ardiana, A. (2023). Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Pasien dalam Tatanan Manajemen Di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan, 12(1), 56-63.

Baihaqi, L. F., & Etlidawati, E. (2020). Hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di ruang rawat inap RSUD Kardinah Tegal. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.

Dardi, S., & Kelen, F. L. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Pengalaman Kerja Perawat Dengan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 17(1), 27-31.

Depari, SE, Dewi, WN, & Putri, SA (2024). Peran perawat dalam kesinambungan pelaksanaan pelayanan pada pasien cangkok bypass arteri koroner. Jurnal Keperawatan , 15 (02).https://doi.org/10.22219/jk.v15i02.30588

Dewi, N., Swarjana, I. K., & Megayanti, S. D. (2022). Multiple Case Study : Tindakan Farmakologi Dan Non Farmakologi Dalam Penanganan PONV Di RSD Mangusada. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali.

Fitrah, F., Indra, B., & Illahi, F. (2019). Gambaran Kejadian Postoperative Nausea And Vomiting (PONV) Pada Pasien Dengan Anestesi Umum Di Rsup Dr. M. Djamil Padang. Universitas Andalas.

Frida, E. M., Sundari, S., & Tampubolon, P. L. (2024). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Perawat Terhadap Keselamatan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Balimbingan. Jurnal Darma Agung Husada, 11(1), 28-34.

Irawati. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Operasi Di Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh Tahun 2023. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan.

Naegle, M. A., Kelly, L. A., Embree, J. L., Valentine, N., Sharp, D., Grinspun, D., & Rosa, W. E. (2023). American Academy of Nursing consensus recommendations to advance system level change for nurse well-being. Nursing outlook, 71(2), 101917.

Nurleli, N., Mardhiah, A., & Nilawati, N. (2021). Faktor yang meningkatkan kejadian post-operative nausea and vomiting (ponv) pada pasiean laparotomi. Jurnal Keperawatan Priority, 4(2), 58–69. https://doi.org/10.34012/jukep.v4i2.1722

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. (2021). Fundamentals of nursing-e-book. Elsevier health sciences.

Rumantika, Suandika, M., & Handayani, R. N. (2022). Gambaran kejadian hipotermia, mual dan muntah post operasi dengan general anestesi di rs jatiwinangun purwokerto. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(7)

Sesrianty, V., & Harahap, H. B. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Supervisi Dengan Penerapan Pengurangan Risiko Pasien Jatuh. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11(1), 51-60.

Sjamsuhidajat, R., & Jong, D. (2017). Buku ajar ilmu bedah, sistem organ dan tindak bedah. Jakarta: EGC.

Virgiani, B. N. (2019). Gambaran terapi distraksi, relaksasi dan mobilisasi dalam mengatasi post operative nausea and vomiting (ponv) pada pasien post operasi di rsud indramayu. Jurnal Surya, 11(02), 17–23. https://doi.org/10.38040/js.v11i02.34

Downloads

Published

2025-07-17

Issue

Section

Articles
Loading...