DUKUNGAN KELUARGA DAN RISIKO DEPRESI POSTPARTUM PADA IBU POSTPARTUM DI RSIA BANDA ACEH
DOI:
https://doi.org/10.56186/jkkb.221Keywords:
Dukungan Keluarga, Ibu Postpartum, Risiko Depresi PostpartumAbstract
Dukungan keluarga yang rendah dapat meningkatkan kejadian depresi setelah persalinan. Depresi postpartum merupakan depresi yang terjadi pada wanita setelah melahirkan, yang terjadi dalam waktu 4 minggu dan kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa bulan. Di Indonesia, jumlah kasus depresi postpartum mengalami peningkatan yang signifikan hingga 22%. Dukungan keluarga yang dapat diberikan berupa dukungan informasional, penilaian, instrumental, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga dan risiko depresi postpartum pada ibu postpartum di RSIA Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah sebuah penelitian dengan desain deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah ibu postpartum yang dirawat di RSIA Cempaka Azzahra. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling (n=79). Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dan Dukungan Keluarga terdiri dari 20 pernyataan dan telah dilakukan uji validitas. Analisa data menggunakan deskriptif eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga pada Ibu Postpartum berada pada kategori baik yaitu sebanyak 78 responden (98,7%) dan Risiko Depresi Postpartum berada pada kategori tidak berisiko yaitu sebanyak 67 responden (84,8%). Disarankan kepada ibu postpartum untuk tetap menerapkan perawatan diri yang baik seperti, tidur yang cukup, nutrisi yang cukup dan olahraga dapat mengurangi gejala depresi postpartum dan membuat ibu merasa tenang, tidak mudah lelah dan stres.
References
Abdiani, B. T., Safinatunnaja, B., & Muliani, S. (2023). Pengaruh Hubungan Antara Coping Stress dan Kejadian Depresi Postpartum Setelah Gempa Lombok. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 9(4), 831–841. https://doi.org/10.35326/pencerah.v9i4.3520
Alesandro, S. D., Dini, A. D., Catharina, G. P., Belet, I. L., & Prisca, T. A. (2022). Gambaran Depresi Postpartum Di Pusat Kesehatan Masyarakat Binong Di Tangerang. Jurnal Keperawatan, 14(3), 747–752.
Amandya, A. K. P., Mustofa, A., Hapsari, A. N., Nabiila, A., Nurissyita, A. M., & Prasetya, E. C. (2021). Faktor Risiko Depresi Pasca Persalinan di Negara-negara Asia Tenggara. Medica Arteriana (Med-Art), 3(2), 62. https://doi.org/10.26714/medart.3.2.2021.62-67
Arami, N., Asti Mulasari, S., Hani, U. E., & Yogyakarta, A. (2021). Gejala Depresi Postpartum Mempengaruhi Keberhasilan Asi Eksklusif. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada-Januari, 12(1), 2021.
Ardhia, D., Kiftia, M., Rizkia, M., Hasrati Nizami, N., Halifah Universitas Syiah Kuala, E., Keperawatan, F., Teuku Nyak Arief No, J., Darussalam, K., Syiah Kuala, K., & Banda Aceh, K. (2020). Hubungan Faktor Stressor Internal Ibu Primigravida dalam Menghadapi Persalinan. The Indonesian Journal of Health Science, 12(2), 193–198.
Arfan, N. A., Ekawati, D., & Nisa, O. A. (2024). Edukasi Pemahaman Pentingnya Dukungan Keluarga Untuk Ibu dalam Mengatasi Baby Blues di Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta, 2(I).
Astri, R., Fatmawati, A., & Gartika, G. (2020). Dukungan Sosial Pada Ibu Postpartum Primipara Terhadap Kejadian Postpartum Blues. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(1), 16–21. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i1.417
Cho, H., Lee, K., Choi, E., Cho, H. N., Park, B., Suh, M., Rhee, Y., & Choi, K. S. (2022). Association between social support and postpartum depression. Scientific Reports, 12(1), 1–9. https://doi.org/10.1038/s41598-022-07248-7
Estiningtyas, E., Cahyaningtyas, A. Y., & Sugiarsih, S. (2021). The Effect of Family Support and Social Support on The Incidence of Postpartum Depression. JURNAL ILKES (Jurnal …, 12(2), 485–495. http://ilkeskh.org/index.php/ilkes/article/view/219
Fadhiyah Norr Anisa, Sarkisah, & Ahmad Hidayat. (2021). Deteksi Kejadian Depresi Post Partum Dengan Algoritma Naive Bayes. Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 12(1), 2549–4058. https://doi.org/10.33859/dksm.v12i1.678
Feinberg, E., Declercq, E., Lee, A., & Belanoff, C. (2022). The Relationship between Social Support and Postnatal Anxiety and Depression: Results from the Listening to Mothers in California Survey. Women’s Health Issues, 32(3), 251–260. https://doi.org/10.1016/j.whi.2022.01.005
Hanim, lailatul muarofah. (2022). DEPRESI POSTPARTUM (Kajian Pentingnya Dukungan Sosial pada Ibu Pasca Salin). Penerbit Adab. https://books.google.co.id/books?id=66WnEAAAQBAJ
La Isa, W., Nani Hasanuddin Makassar, S., Perintis Kemerdekaan VIII, J., & Makassar, K. (2022). Literatur Review Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Pengendalian Depresi Post Partum. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 2(3), 433–439. https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jimpk/article/view/957
Lee, M. S., Lee, J. J., Park, S., Kim, S., & Lee, H. (2023). Is social support associated with postpartum depression, anxiety and perceived stress among Korean women within the first year postpartum? Journal of Psychosomatic Obstetrics and Gynecology, 44(1). https://doi.org/10.1080/0167482X.2023.2231629
Mendrofa, H. K. (2019). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Primigravida Trimester Iii Dalam Menghadapi Proses Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Matsum Medan. Indonesian Trust Health Journal, 2(1), 132–137. https://doi.org/10.37104/ithj.v2i1.29
Mercan, Y., & Selcuk, K. T. (2021). Association between postpartum depression level, social support level and breastfeeding attitude and breastfeeding self-efficacy in early postpartum women. PLoS ONE, 16(4 April 2021), 1–12. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0249538
Murti, & Lestari, M. (2023). Deteksi Dini Depresi Pospartum Dengan Munggunakan Ebinburgh Postnatal Depression Scale. Jurnal Keperawatn Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 11(4), 1–6.
Novarinda, E., Indriyani, D., & Asmuji, A. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Adaptasi Perawatan Bayi Baru Lahir pada Ibu Primipara di Puskesmas Kalibaru Kulon Banyuwangi. Health & Medical Sciences, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.47134/phms.v1i1.26
Nugroho, F., & Rofiqoh, S. (2021). Prosiding Seminar Nasional Kesehatan 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Literature Review : Penerapan Teknik Relaksasi Prosiding Seminar Nasional Kesehatan 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Seminar Nasional Kesehatan, 105(Imd), 766–771. http://jurnal.unimus.ac.id
Nuraeni, R., Astari, R. Y., Agustini, A., & Wulandari, P. (2023). Dukungan Keluarga pada Ibu Postpartum terhadap Kejadian Postpartum Blues. Journal of Telenursing (JOTING), 5(1), 58–64. https://doi.org/10.31539/joting.v5i1.4712
Nurharyani, I., & Sari, H. (2018). Risiko depresi pada ibu postpartum. JIM FKep, III(4), 82–89.
Permatasari, A., Hapsari, E. D., & Lismidiati, W. (2021). Efikasi Diri Ibu Yang Memiliki Bayi Berat Lahir Rendah Dengan Dukungan Sosial Dan Gejala Depresi. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 5(3), 124. https://doi.org/10.32419/jppni.v5i3.307
Purwanti, D., Fitriasih, & Aroh, I. (2021). Dukungan Sosial Keluarga Dan Hubungannya Dengan Kecemasan Ibu Primipara Dalam Merawat Bayi Berat Badan Lahir Rendah. Prosiding Seminar Nasional & Internasional, 2(2), 249–254.
Purwati, P., & Noviyana, A. (2020). Faktor- Faktor yang Menyebabkan Kejadian Postpartum Blues Purwati Purwati *, 2 Alfi Noviyana fenomenologi dengan pengambilan populasi dengan cara purposive sampling . Hasil penelitian penyebab postpartum blues adalah khawatir dengan bayi , factor kelelaha. 10(2).
Qi, W., Liu, Y., Lv, H., Ge, J., Meng, Y., Zhao, N., Zhao, F., Guo, Q., & Hu, J. (2022). Effects of family relationship and social support on the mental health of Chinese postpartum women. BMC Pregnancy and Childbirth, 22(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12884-022-04392-w
Qoyimah, I., & Iftitakhiyyah, K. (2022). Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kejadian Post Partum Blues Hari Ke-7 Pada Ibu Nifas di BPS Asri (Kelurahan Baturetno Kecamatan Tuban). Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, 4(1), 59–65.
Sari, L. M., Misrawati, M., & Rizka, Y. (2023). Gambaran Kejadian Depresi Postpartum Di Puskesmas Pekanbaru. Jurnal Keperawatan Profesional, 11(1), 70–84. https://doi.org/10.33650/jkp.v11i1.5541
Sari, R. A. (2020). Literature Review: Postpartum Depression. Jurnal Kesehatan, 11, 1. http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK
Setianingsih, A. P., & Yuliwati, N. (2023). Hubungan Depresi Post Partum dengan Pemberian ASI pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Carita. Health Sciences Journal, 7(1), 22–32. http://studentjournal.umpo.ac.id/index.php/HSJ
Siallagan, A., Saragih, H., Rante, E., & Desri, R. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kejadian Baby Blues pada Ibu Postpartum di Desa Pulau Terap Tahun 2022. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 7(4), 336. https://doi.org/10.30829/jumantik.v7i4.11746
Subaedah, S., Aprilina, H. D., Estria, S. R., & Aniati, R. P. (2024). TINGKAT PENDIDIKAN, DUKUNGAN KELUARGA, RIWAYAT OBSTETRI DAN EFIKASI DIRI MEMPENGARUHI RISIKO DEPRESI POSTPARTUM DENGAN PERAWATAN BBLR DI RUANG PERINATOLOGI. 20(2), 117–126. https://doi.org/10.26753/jikk.v20i2.1496
Wahyuni, S., Murwati, & Supiati. (2019). Faktor Internal Dan Eksternal Yang Mempengaruhi Depresi Postpartum. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, 3(2), 106–214. http://jurnal.poltekkes-solo.ac.id/index.php/Int/article/viewFile/92/82
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan Karya Bhakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.