Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Dismenorea Primer Pada Mahasiswa Keperawatan
DOI:
https://doi.org/10.56186/jkkb.232Keywords:
Aktivitas fisik, Disminorea, MahasiswiAbstract
Aktivitas fisik merupakan gerakan yang dihasilkan oleh tulang dan otot yang salah satu manfaatnya untuk melancarkan sirkulasi darah ke area pelvis. Di dunia jumlah wanita yang mengalami dismenorea mencapai 1.769.425 jiwa. Mahasiswi keperawatan angkatan 2019 memiliki tingkat dan jenis aktivitas fisik yang banyak seperti perkuliahan, kegiatan di laboratorium, praktik klinik di rumah sakit dan kegiatan wajib lainnya di asrama dan berdasarkan survei awal yang dilakukan kepada 275 mahasiswi terdapat 88,4% mahasiswi yang mengalami dismenorea primer. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan antara aktivitas fisik dengan dismenorea primer pada mahasiswi keperawatan. Metode yang digunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian cross sectional, jumlah sampel berjumlah 95 mahasiswi yang didapatkan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner aktivitas fisik dan kuesioner dismenorea. Hasil penelitian ini mendapatkan 53 (53,6%) responden dengan tingkat aktivitas fisik sedang mengalami dismenorea primer dan berdasarkan nilai hasil uji statistik menggunakan fisher exact test (p=0,019) yang artinya terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian dismenorea primer. Semakin sering aktivitas fisik dilakukan maka akan semakin rendah resiko seseorang untuk terkena dismenore primer. Penelitian tentang faktor-faktor lain yang berhubungan dengan timbulnya dismenorea primer direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya.
References
Afifah, L. (2021). Hubungan tingkat aktivitas fisik di masa pandemi covid-19 dengan derajat dismenorea primer pada remaja. https://eprints.umm.ac.id/77587/
Anggraeni, W., & Sari, K. I. P. (2018). Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Menstruasi Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas Iv Dan V Sdi Darul Hikmah Krian Sidoarjo. Jurnal Nurse and Health, 7(1), 80–85. https://doi.org/10.36720/nhjk.v7i1.36
Anurogo, D., Wulandari, A., & Hermita, P. (2011). Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid. Andi.
Attarchi, M., Darkhi, H., Khodarahmian, M., Dolati, M., Kashanian, M., Ghaffari, M., Mirzamohammadi, E., & Mohammadi, S. (2013). Characteristics of menstrual cycle in shift workers. Global Journal of Health Science, 5(3), 163–172. https://doi.org/10.5539/gjhs.v5n3p163
Chayati, U. M. (2019). Penerapan kombinasi pijat effleurage dan pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri usia 13-15 tahun. Stikes Muhammadiyah Gombong.
Fajaryati, N. (2022). Hubungan Kebiasaan Olahraga Dengan Dismenore Primer Remaja Putri Di SMP N 2 Mirit Kebumen. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 3(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.56772/jkk.v3i1.39
Fasya, A., Arjita, I. P. D., Pratiwi, M. R. A., & Andika, I. B. Y. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dan Tingkat Stres dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(3), 511–526. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/pskm.v12i3
Fitriningtyas, E., Redjeki, E. S., & Kurniawan, A. (2017). Usia Menarche, Status Gizi, Dan Siklus Menstruasi Santri Putri. Jurnal Preventia, 2(2), 58. https://doi.org/10.17977/um044v2i2p58-56
Gustina, T. (2015). Hubungan Antara Usia Menarche dan Lama Menstruasi dengan Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri di SMK Negeri 4 SURAKARTA. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hastuti, W., & Widiyaningsih, W. (2020). Senam Aerobic Untuk Mengatasi Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Al Ishlah Semarang. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 86–90. https://doi.org/10.34035/jk.v11i1.421
Hilmiati, & Saparwati, M. (2016). Hubungan Tingkat Stres Dengan Lama Menstruasi Pada Mahasiswi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 4(2), 91–96. https://doi.org/https://doi.org/10.26714/jkj
Khairunnisa, & Nora. (2017). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Nyeri Haid (Dismenorea) pada Santriwati Madrasah Aliyah Swasta Ulumuddin Uteunkot Cunda Kota Lhokseumawe. Uteunkot Cunda Kota Lhokseumawe, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.29103/averrous.v3i1.442
Lail, N. H. (2019). Hubungan Status Gizi, Usia Menarche dengan Dismenorea pada Remaja Putri Di SMK K Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 9(02), 88–95. https://doi.org/10.33221/jiki.v9i02.225
Nurwana, Sabilu, Y., & Fachlevy, A. F. (2017). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Disminorea Pada Remaja Putri Di Sma Negeri 8 Kendari Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(6), 1–14. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37887/jimkesmas.v2i6
Prayuni, E. D., Imandiri, A., & Adianti, M. (2019). Therapy for Irregular Menstruation With Acupunture and Herbal Pegagan (Centella Asiatica (L.)). Journal Of Vocational Health Studies, 2(2), 86. https://doi.org/10.20473/jvhs.v2.i2.2018.86-91
Rahmawati, F. . (2019). Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik dengan Tingkat Dismenorea pada Mahasiswi Di Asrama Putri Gondokusuman Yogyakarta. Poltekes Kemenkes Yogyakarta.
Ratikasari, I. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Sindrom Pramenstruasi (PMS) pada Siswi SMA 112 Jakarta Tahun 2019.
Riona, S., Anggraini, H., & Yunola, S. (2021). Hubungan Pengetahuan, Usia Menarche dan Status Gizi dengan Nyeri Haid Pada Siswi Kelas VIII Di SMP N 2 Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021. Jurnal Doppler, 5(Vol. 5 No. 2 (2021)), 149–156. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/doppler/article/view/2540/pdf
Romlah, S. N., & Agustin, M. M. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenorea Pada Siswa Kelas XI Jurusan Keperawatan di SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang. Prosiding Senantias, 1(1), 383–392. https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Senan/article/view/8263
Rosiana, D., Muljanto, B., & Basuki, S. . (2016). Hubungan Tingkat Stres dengan Keteraturan Siklus Menstruasi Pada Remaja Kelas XII di SMK Batik 1 Surakarta. Applied Microbiology and Biotechnology, 85(1), 6. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:150003533
Santi, D. R., & Pribadi, E. T. (2018). Kondisi Gangguan Menstruasi pada Pasien yang Berkunjung di Klinik Pratama UIN Sunan Ampel. Journal of Health Science and Prevention, 2(1), 14–21. https://doi.org/10.29080/jhsp.v2i1.104
Santoso, S. ., & Ayu, D. (2015). Hubungan Pola Makan (Jumlah, Jenis dan Frekuensi) Status Gizi (Antropometri dan Survei Konsumsi) dengan Keteraturan Haid pada Remaja Putri di SMA Negeri 51 Jakarta Timur Tahun 2015. Jurnal Gizi Kesehatan, 3(5).
Shellasih, N. M., & Ariyanti, F. (2020). Factors of primary dysmenorrhea in junior high school students in South Tangerang City, Indonesia, 2018. Journal Of Public Health And Development, 18(1), 73–83.
Simbolon, P., Sukohar, A., Ariwibowo, C., & Susianti. (2018). Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Lama Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Angkatan 2016 Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Majority, 7(2), 164–170.
Tristiana, A. (2017). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Dismenore Primer pada Santri Di Pondok Pesantren X Di Kabupaten Bogor [UNIVERSITAS ISLAM NEGERI]. In Keperawatan. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37180
Wati, N. K., Ernawati, H., & Maghfirah, S. (2019). Hubungan Aktivitas Fisik Harian dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di SMPN 2 Ponorogo. Prosiding 1st Seminar Nasional Dan Call for Paper, 191–195. https://seminar.umpo.ac.id/index.php/SNFIK2019/article/view/397/397
Wedantari, N., Sumadewi, K. T., & Suryantha, I. G. . (2023). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Keluhan Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. Aesculapius Medical Journal |, 3(3), 329–336.
WHO. (2019). Global Recommendations on Physical Activity for Health. In Sustainability (Switzerland). https://www.who.int/publications/i/item/9789241599979
Widhawati, R., & Utami, S. P. (2019). Hubungan Dismenore Dengan Aktivitas Belajar Mahasiswi di STIKes IMC Bintaro Tangerang Selatan 2019. Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro, 2, 4. https://jurnal.stikesimcbintaro.ac.id/index.php/djs/article/view/76
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan Karya Bhakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.