AKTIFITAS FISIK BERKORELASI SIGNIFIKAN TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PESERTA CAR FREE DAY
DOI:
https://doi.org/10.56186/jkkb.251Keywords:
Aktifitas fisik, Car free day, kadar gula darah, skrining kesehatanAbstract
Abstrak
Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang berdampak luas dan dikenal sebagai silent killer karena sering tanpa gejala awal namun dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Salah satu faktor risiko utama terjadinya diabetes yaitu gaya hidup sedentari atau kurangnya aktivitas fisik. Kegiatan Car Free Day (CFD) berpeluang besar untuk mendeteksi kebiasaan aktifitas fisik terhadap kadar gula darah dalam deteksi kesehatan. Tujuan: mengetahui korelasi aktifitas fisik terhadap kadar gula darah pada peserta CFD di Rindam IV/Diponegoro Kota Magelang tahun 2025. Metode: menggunakan desain kuantitatif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan pada 97 peserta CFD yang mengikuti skrining kesehatan pada 1 dan 8 Juni 2025 spesifik pada pemeriksaan gula darah. Analisis hubungan menggunakan uji Mann Whitney Test. Hasil: Menunjukkan karakteristik responden pada jenis kelamin hampir seluruhnya perempuan (66,0%), kategori usia didominasi pada kategori pra lansia (46,4%), pendidikan didominasi oleh tingkat pendidikan SMA (51,5%). Gambaran kadar gula darah pada kategori normal (84,5%), sedangkan pada kebiasaan aktivitas fisik sebagian besar pada kategori ya (52,6%). Uji statistik Mann–Whitney Test diketahui perbedaan yang signifikan kadar gula darah antara yang memiliki kebiasaan aktifitas fisik dan yang tidak (p-value = 0,000 < 0,05), dengan nilai Mean Rank kadar gula darah pada peserta yang tidak melakukan aktifitas fisik 59,97 dengan rata-rata kadar gula darah 174,56 mg/dL, sedangkan pada kelompok yang melakukan aktifitas fisik adalah 39,10 dengan rata-rata kadar gula darah 130,02 mg/dL. Simpulan: kebiasaan aktifitas fisik berhubungan dengan lebih rendahnya kadar gula darah peserta pada populasi CFD.
Kata Kunci: aktifitas fisik; Car Free Day; kadar gula darah; skrining kesehatan.
Abstract
Background: Diabetes Mellitus is a chronic disease that has a wide impact and is known as a silent killer because it often has no initial symptoms but can cause serious complications if not treated properly. One of the main risk factors for diabetes is a sedentary lifestyle or lack of physical activity. Car Free Day (CFD) activities have a great opportunity to detect physical activity habits on blood sugar levels in health detection. Objective: to determine the correlation of physical activity on blood sugar levels in CFD participants at Rindam IV / Diponegoro, Magelang City in 2025. Method: using a correlative quantitative design with a cross-sectional approach. Data collection was carried out on 97 CFD participants who participated in health screening on June 1 and 8, 2025 specifically on blood sugar examinations. Relationship analysis used the Mann Whitney Test. Results: Showing the characteristics of respondents in terms of gender, almost all of them were female (66.0%), the age category was dominated by the pre-elderly category (46.4%), and education was dominated by high school education (51.5%). The picture of blood sugar levels was in the normal category (84.5%), while in terms of exercise habits, most were in the yes category (52.6%). The Mann–Whitney statistical test revealed a significant difference in blood sugar levels between those who engaged in physical activity and those who did not (p-value = 0.000 < 0.05). The mean rank of blood sugar levels in participants who did not engage in physical activity was 59.97 with an average blood sugar level of 174.56 mg/dL, while in the group who engaged in physical activity, the mean rank was 39.10 with an average blood sugar level of 130.02 mg/dL. Conclusion: Physical activity habits are associated with lower blood sugar levels in participants in the CFD population.
Keywords: physical activity; Car Free Day; blood sugar levels; health screening
References
American Diabetes Association. (2020). 2. Classification and Diagnosis of Diabetes: Standards of Medical Care in Diabetes-2020. Diabetes Care, 43(Suppl 1), S14–S31. https://doi.org/10.2337/dc20-S002
Amrullah, J. F. (2020). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Lansia Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung. Jurnal Sehat Masada, 14(1). https://doi.org/https://doi.org/10.38037/jsm.v14i1.124
Anada, L. F., Wahyuningsih, B. D., & Yuniarti, E. V. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik, Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus di UPT Puskesmas Sooko Mojokerto [Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto]. https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/2300
Ardiani, H. E., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2021). Obesitas, Pola Diet, dan Aktifitas Fisik dalam Penanganan Diabetes Melitus pada Masa Pandemi Covid-19. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 2(1), 1. https://doi.org/10.24853/mjnf.2.1.1-12
Berawi, K. N., & Putra, I. W. A. (2015). Empat Pilar Penatalaksanaan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Majority, 4(9), 8–12.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches (5th ed.). CA: SAGE Publications.
Dharma, K. K. (2017). Metodologi Penelitian Keperawatan: Panduan Melaksanakan Dan Menerapkan Hasil Penelitian. Trans Info Media.
Dhiya’najmi, M. (2019). Pengaruh Jalan Kaki 30 Menit Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Sempu Kabupaten Banyuwangi Tahun 2019. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banyuwangi Banyuwangi.
Djaali. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif (B. S. Farmawati (ed.)). Bumi Aksara.
Handayani, R. K. (2019). Gambaran Kadar Gula Darah Pada Pegawai Usia Produktif Di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. In Αγαη, 8(5).
Kemenkes, R. I. (2019). Buku Pedoman Manajemen Penyakit Tidak Menular.
Laili, R. Q. (2025). Faktor Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Kontrol Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Marlina, I. D. (2019). Partisipasi Perempuan dalam Skrining Kesehatan dan Keterkaitannya dengan Aaktivitas Fisik: Studi Cross-Sectional di Kota X. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(2), 123–130.
Sari, D. M. (2018). Pengaruh Senam Diabetes Mellitus Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 (Di Dusun Candimulyo Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang) [STIKes Insan Cendekia]. https://repository.itskesicme.ac.id/id/eprint/1351/
Setiawan, M. D., & Yanto, A. (2020). Penurunan Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Kombinasi Terapi Relaksasi Napas Dalam dan Murrotal. Ners Muda, 1, 184. https://doi.org/10.26714/nm.v1i3.6205
Suryati, I. (2021). Buku Keperawatan Latihan Efektif untuk Pasien Diabetes Mellitus Berbasis Hasil Penelitian. Deepublish Publisher.
Widyaningsih, A. (2021). Jenis kelamin, aktivitas fisik, dan pengaruhnya terhadap regulasi kadar gula darah pada populasi dewasa: Suatu pendekatan epidemiologi. Jurnal Metabolik Dan Kebugaran, 3(1), 45–55.
Yusuf, A. M. (2017). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Kencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan Karya Bhakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.