Determinan Status Gizi Ibu Hamil

Determinan Status Gizi Ibu Hamil

Authors

  • YENI YULISTANTI Poltekkes Kemenkes Semarang
  • TULUS PUJI HASTUTI Poltekkes Kemenkes Semarang
  • NOVEMA ASHAR NURAHMAN Poltekkes Kemenkes Semarang
  • MOH RIDWAN Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.56186/jkkb.278

Keywords:

Determinan, Status gizi, Ibu hamil

Abstract

Abstrak

Latar Belakang: Status gizi ibu hamil yang buruk dapat berdampak serius bagi kesehatan ibu dan janin  berupa peningkatan angka morbiditas maupun mortalitas. Badan Pusat Statistik Jateng mencatat jumlah ibu hamil dengan KEK di Kabupaten Temanggung masih cukup tinggi sehingga memerlukan perhatian khusus. Determinan status gizi ibu hamil perlu diketahui untuk dapat dilakukan upaya tindak lanjut yang tepat dalam mencegah terjadinya status gizi yang buruk. Tujuan: mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi status gizi pada ibu hamil trimester 3 di wilayah kerja Puskesmas Traji, Temanggung. Metode: penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 orang ibu hamil di Puskesmas Traji, Temanggung pada bulan April-Juli 2024. Teknik pengumpulan data berupa pengisian kuesioner, pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar lengan atas (LiLA) menggunakan timbangan dan mikrotois yang telah terkalibrasi. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa usia, tingkat pengetahuan, paritas dan riwayat penyakit terbukti secara signifikan memengaruhi status gizi ibu hamil (p < 0,05), sedangkan tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pola makan tidak memengaruhi status gisi ibu hamil (p > 0,05). Hasil uji regresi logistic menunjukkan tingkat pengetahuan sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi status gizi ibu hamil (OR ; 4,83 ;95% CI: 1,8 – 13,4).

Kesimpulan: Faktor yang memengaruhi status gizi ibu hamil adalah usia, tingkat pengetahuan, paritas dan riwayat penyakit dimana tingkat pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan.

Kata Kunci:   determinan ; status gizi ; ibu hamil

References

Asma, A. D. U., Sukarta, I. M., & Umar, S. (2023). Hubungan Status Gizi Dan Usia Ibu Hamil Dengan Kejadian Bblr Di Rskdia Siti Fatimah Makassar. HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(2), 115–122.

Duong, C., Young, M. F., Nguyen, P. H., Tran, L., Patel, S., & Ramakrishnan, U. (2023). Temporal dietary diversity patterns are associated with linear growth but not ponderal growth in young children in rural Vietnam. The Journal of Nutrition, 153(10), 3083–3091.

Fitriani, F., Yarmaliza, Y., & Farisni, T. N. (2024). Analyzing the level of knowledge, food consumption diversity, and nutritional intake on chronic energy deficiency among pregnant women in stunting prevention. European Journal of Medical and Health Sciences, 6(2), 62–66.

Hadi Panggayuh, P., Rahmalia Zain, S., Ramadhaningrum, O., Angelica Depari, J., & Ariyanto, J. (2025). Pola Makan Tidak Seimbang dan Risiko Hipertensi pada Ibu Hamil Trimester Awal : Literatur Review. GALENICAL : Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 4(4), 32–42. https://doi.org/10.29103/jkkmm.v4i4.22524

Heryunanto, D., Putri, S., Izzah, R., Ariyani, Y., & Kharin Herbawani, C. (2022). Gambaran Kondisi Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil Di Indonesia, Faktor Penyebabnya, Serta Dampaknya. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2). https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i2.4627

Kementerian Kesehatan, R. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas).

Lestari, D. S., Nasution, A. S., & Nauli, H. A. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja PUSKESMAS Bogor Utara Tahun 2022. PROMOTOR, 6(3), 165–175.

Mirza, M. M., Sunarti, S., & Handayani, L. (2023). Pengaruh Status Gizi Ibu Hamil terhadap Kejadian Stunting: Studi Literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 22–27.

Musaddik, M., Putri, L. A. R., & Muhim, H. I. (2022). Hubungan Sosial Ekonomi dan Pola Makan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Nambo Kota Kendari. Jurnal Gizi Ilmiah, 9(2), 19–26.

Qomarasari, D., & Pratiwi, L. (2023). Hubungan Umur Kehamilan, Paritas, Status Kek, Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Klinik El’Mozza Kota Depok. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 86–92.

Utama, R. P. (2021). Status Gizi dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2). https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.680

Wijaya, J. F., Tanamal, C., Arif, J., & Syahputri, F. (2022). Tingkat pendidikan ibu hamil dan keteraturan pemeriksaan ANC. Jurnal Prima Medika Sains, 4(2), 37–41.

Yulistanti, Y., Tiwatu, F. V., Pertami, S. B., Fatmawati, A., Mukhoirotin, M., Purnamasari, N., Cathryne, J., Tauran, I., Shintya, L. A., & Prasetyorini, H. (2023). Keperawatan Maternitas: Antenatal Care. Yayasan Kita Menulis.

Zeny Fatmawati, B. B. (2020). Analisis Faktor Determinan Status Gizi Ibu Hamil Di Mombykids Jombang. Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery), 6(2). https://doi.org/10.33023/jikeb.v6i2.619

Downloads

Published

2026-01-31

Issue

Section

Articles
Loading...