Latihan Yoga Menurunkan Intensitas Nyeri Dismenore pada Remaja Putri

Latihan Yoga Menurunkan Intensitas Nyeri Dismenore pada Remaja Putri

Authors

  • Imelda Puspita Aprilia Sari S1 Keperawatan,Institut Kesehatan dan Teknologi
  • Dilgu Meri Institut Kesehatan dan Teknologi Al-Insyirah Pekanbaru, Riau
  • Arya Ramadia Institut Kesehatan dan Teknologi Al-Insyirah Pekanbaru, Riau
  • Ahmad Redho Institut Kesehatan dan Teknologi Al-Insyirah Pekanbaru, Riau

DOI:

https://doi.org/10.56186/jkkb.285

Keywords:

Disminore, Menstruasi Nyeri, Yoga, Dysmenorrhea, Menstruation Pain

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2020, tercatat sebanyak 1.769.425 (90%) wanita yang menderita dismenorea, dengan 10-16% menderita dismenorea berat. Sebagian besar remaja memilih membiarkan nyeri atau menggunakan obat pereda nyeri, padahal penggunaan obat secara berulang berpotensi menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan metode nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan, salah satunya adalah yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yoga terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri kelas XI di SMAN 7 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 23 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil frekuensi intensitas nyeri haid sebelum dilakukan yoga sebagian besar responden (69,6%) merasakan intensitas nyeri haid pada skala 4-6 atau nyeri sedang, setelah dilakukan yoga sebagian besar responden (87,0%) merasakan intensitas nyeri haid pada skala 1-3 atau nyeri ringan. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan yoga terhadap penurunan nyeri dismenore. Dapat disimpulkan bahwa yoga efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Yoga dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah dilakukan untuk membantu remaja mengelola nyeri menstruasi. Disarankan kepada pihak sekolah dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi mengenai manfaat yoga sebagai bagian dari promosi kesehatan remaja.

References

Asmalinda, W., Lukita, L. R., & Sapada, E. (2022). The Effect of Yoga Exercise on Menstrual Pain Reduction. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan (e-Journal), 10(1), 124–138. https://doi.org/10.32668/jitek.v10i1.915

Astuti, A., & Abidin, Z. (2023). Yoga Practice on Reducing Menstrual Pain Intensity (Dysmenorrhea) in Adolescent Girls: Literature Review. 1(2), 196–204. https://doi.org/10.53713/htechj.v1i2.35

Ariyanti, K. S., Sariyani, M. D., & Winangsih, R. (2022). Terapi Non Farmakologis untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja di Tabanan. Jurnal Kebidanan Malakbi, 3(2), 58–58. https://doi.org/10.33490/b.v3i2.612

Fajria, S., Iskandar, I., & Tharida, M. (2022). Analisis efektivitas senam yoga terhadap penurunan nyeri menstruasi pada perempuan usia 16–20 tahun di Komplek Lanud SIM Bandara Sultan Iskandar Muda. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 8(1), 16–22.

Hamranani, S. S. T., Elsera, C., & Rahmawati, A. C. (2022). Pengaruh senam yoga terhadap nyeri haid remaja putri. Jurnal Keperawatan, 14(4), 1099–1105. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan

Jenabi, E. (2022). Perbandingan efektivitas yoga dan ibuprofen dalam mengurangi nyeri menstruasi pada wanita dengan dismenore primer. jurnal Penelitian Obstetri dan Ginekologi, 765–772.

Mulya, A. P., Lukman, M., & Yani, D. I. (2022). Bahasa Indonesia LATIHAN SENAM YOGA TERHADAP PENURUNAN DISMENORE REMAJA PUTRI DI SMA BANDUNG. E-Jurnal Medika Udayana. https://doi.org/10.24843/mu.2022.v11.i11.p09

Nurhasanah, S. (2023). Pengaruh Latihan Yoga Terhadap Tingkat Kecemasan dan Nyeri Menstruasi pada Siswi SMA. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 14(2), 112-120.

Nofeni, N., Sari, I. P. A., & Rahmadani, W. (2023). Dampak Dismenore pada Remaja Putri Terhadap Aktivitas dan Kesehatan Mental. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 115-124.

Othman, N. (2022). Mekanisme fisiologis yoga dalam menurunkan kontraksi uterus akibat peningkatan prostaglandin pada wanita dengan dismenore primer. Jurnal Kesehatan Reproduksi Asia, 50-57.

Ostad, M. (2020). Efektivitas latihan yoga dalam menurunkan kadar prostaglandin pada wanita dengan dismenore primer. Jurnal Kesehatan Perempuan Internasional, 100–108.

Pratama, A. (2023). Pola Konsumsi Obat Analgesik Bebas dalam Penanganan Dismenore pada Remaja di Lingkungan Sekolah. Jurnal Farmasi Komunitas, 10(1), 22-29.

Rifiana, A. J., & Sugiatno, N. I. (2018). Efektivitas terapi yoga terhadap dismenorea pada siswi kelas X SMA Negeri 1 Klari Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat tahun 2018. Jurnal Ilmu dan Budaya, 41(64), 7637–7645.

Rovendra, (2022). Praktik Yoga sebagai Terapi Nonfarmakologis pada Dismenore Remaja. Jurnal Kebidanan dan Terapi Kesehatan.

Rahman, A. (2021). Perbandingan efektivitas yoga dan latihan aerobik ringan dalam menurunkan nyeri menstruasi pada wanita dengan dismenore primer. Jurnal Kebugaran dan Kesehatan Wanita, 120-128

Rumanti, (2022). Efektivitas Yoga dalam Mengurangi Nyeri Dismenore pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Wanita dan Terapi Komplementer.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.

Sari, D. P. (2021). Mekanisme Hormonal dan Fisiologis Yoga dalam Menghambat Prostaglandin pada Penderita Dismenore Primer. Indonesian Journal of Health Science, 5(2), 88-95.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: ALVABETA.

Thompson, R. (2020). Limitations of Short-Term Yoga Intervention for Chronic Pelvic Pain: A Randomized Controlled Trial. Journal of Integrative Medicine & Therapy, 7(4), 301-315.

Downloads

Published

2026-07-22

Issue

Section

Articles
Loading...