Penerapan Latihan Keseimbangan (balance exercise) Untuk Mengurangi Resiko Jatuh Pada Lansia
DOI:
https://doi.org/10.56186/jkkb.371Keywords:
Balance exercise, morse fall scale, risiko jatuhAbstract
Latar Belakang: Risiko jatuh pada lansia meningkat akibat penurunan kekuatan otot dan keseimbangan tubuh selama proses penuaan. Balance exercise merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan menurunkan risiko jatuh. Tujuan: Mengetahui penerapan balance exercise dalam mengurangi risiko jatuh pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada dua lansia perempuan berusia ≥65 tahun yang memiliki risiko jatuh sedang berdasarkan Morse Fall Scale (MFS). Intervensi diberikan berupa balance exercise tiga kali seminggu selama 10–15 menit per sesi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil: Setelah intervensi, terjadi penurunan risiko jatuh berdasarkan hasil pengukuran MFS yang disertai peningkatan keseimbangan tubuh, stabilitas postural, dan kekuatan otot ekstremitas bawah. Kesimpulan: Penerapan balance exercise efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk mengurangi risiko jatuh pada lansia.
References
Agung, I. G. A. A. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko jatuh pada lansia. Jurnal Keperawatan, 12(2), 115–122.
Aprilia, A. (2023). Pengaruh balance exercise terhadap peningkatan keseimbangan dan penurunan risiko jatuh pada lansia. Jurnal Keperawatan, 15(2), 123–131.
Aurel, F. . (2024). Efektivitas balance exercise terhadap keseimbangan statis dan dinamis pada lansia. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 9(1), 45–53.
Coll, P. . (2019). Musculoskeletal health in older adults: A clinical review. Medical Clinics of North America, 104(5), 855–872.
Dewi, S. . (2015). Buku Ajar Keperawatan Gerontik.
Ekasari, M. ., Riasmini, N. ., & Hartini, T. (2019). Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia: Konsep dan Berbagai Intervensi. Wineka Media.
Huang, Y. (2023). Effects of balance exercise on balance performance and fall prevention in older adults: A systematic review. Healthcare, 11(5), 1–15.
Montes, J. (2020). Sex differences in muscle strength and balance among older adults. Journal of Aging Research, 1–8.
, J. ., & Morse, R. . (1989). Instrumen Morse Fall Scale untuk pengkajian risiko jatuh lansia.
Mujiadi, & Rachmah, S. (2022). Keperawatan Gerontik. CV Budi Utama.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Renika Cipta.
Noviyanti, Y. (2021). Standar Operasional Prosedur (SOP) Balance Exercise pada Lansia.
PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (Edisi 1). Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
Saraswati, R. (2022). Pengaruh latihan keseimbangan terhadap risiko jatuh pada lansia. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(3), 180–188.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukarmin, S. (2019). Pengaruh balance exercise terhadap keseimbangan tubuh pada lansia. Jurnal Ilmu Keperawatan, 7(1), 34–41.
Sullivan, J. ., & Pomidor, A. (2024). Exercise for Aging Adults: Balance and Fall Prevention. American Physical Therapy Association.
WHO. (2021). Step Safely: Strategies for Preventing and Managing Falls Across the Life-Course. Geneva: World Health Organization.nggi, Y., Pingge, U., Mirasa, Y. A.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Keperawatan Karya Bhakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.